Monday, September 18, 2017

Pengertian Digital Marketing

Hai temen-temen semua, disini akan saya sharing-sharing apa itu Digital Marketing. Hah? apaan tuh? Mungkin orang yang baru mendengar 'Digital Marketing' akan bertanya-bertanya atau kepo lah biasanya (Gua juga tau bro 😆). Disini juga saya baru belajar di dunia Digital Marketing dan bisa dibilang pemula atau biasanya disebut Newbie/Noob (Merendah aja dulu 😅 ). Nah daripada penasaran, langsung ke TKP 😁.


Pengertian Digital Marketing


Pengertian Digital Marketing dalam seorang pengusaha, pebisnis, ataupun penjual lebih banyak sistem pemasarannya dengan menggunakan media internet. Yaa sudah pasti, terus bagaimana teknik ini dapat digunakan agar lebih "ngena" kepada sasaran/costumer? Sepertinya teknik promosi lebih dikesampingkan dan mengutamakan komunikasi. Menjalin interaksi secara personal dengan costumer dengan cara mendengar keluhan atau saran akan membuat costumer tersebut merasa dihargai. Yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah terhadap perkembangan bisnis terutama brand perusahaan/produk tersebut. Kelihatannya mudah, namun pada prakteknya  sulit dan butuh proses, terlebih bagi mereka yang kurang memahami akan pengertian digital marketing sebenarnya.



Lalu, kalau hanya menjalin diskusi dengan costumer, bagaimana dengan promosi yang menjadi tujuan akhir dari metode ini? Sederhana, dengan keakraban yang terjalin, dengan cara tanya-jawab, membantu apa yang dibutuhkan, memberikan solusi satu sama lain dan perlahan namun pasti produk atau jasa yang ditawarkan seperti bukan sedang promosi. Costumer pun tidak menyadari kalau perusahaan atau kitanya tersebut melakukan penawaran yang dilakukan secara tersembunyi. Biasanya istilah tersebut dibilang “Covert Selling” (Penjualan Terselubung).

Nah, pada era digital marketing sekarang yang dilaksanakan oleh pengusaha tekniknya terbalik. Lebih mengutamakan promosi dengan menggunakan jalur "to the point" atau istilahnya "Hard Selling" dibandingkan dengan penjualan secara halus/tersulubung. Tidak sedikit yang merasa dengan hanya memiliki beberapa akun di berbagai situs jejaring sosial atau social media, maka persoalan selesai.

Konsistensi adalah hal yang paling penting dalam melakukan kegiatan promosi digital atau digital marketing campaign, pemahaman yang benar tentang pengertian digital marketing akan membantu menemukan strategi serta posisi untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Meski pada kenyataan keduanya memberikan hasil yang berbeda dan tentu saja berdampak pada keuntungan yang hendak diraih. Dibutuhkan strategi yang di dapat dari hasil percobaan yang membutuhkan waktu dan tenaga, untuk mendapatkan satu momen yang pas dan akurat. Bahkan tidak hanya itu, perlu juga mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan untuk menjadi yang lebih baik secara terus-menerus dan tentu menaikkan omset lebih. Tapi sayangnya, banyak pengusaha tumbang sebelum mendapatkan teknik yang jitu. Konsistensi, adalah harga mati agar berhasil dalam memanfaatkan situasi di era teknologi saat ini.


PENTINGNYA MEMAHAMI AKAN PENGERTIAN MARKETING


Memahami pembelajaran konsep dalam pengertian digital marketing yang benar, sangat berdampak terhadap kemajuan suatu usaha. Terlebih dengan semakin berkembangnya sistem atau aturan yang ditetapkan oleh masing-masing media  intenet membuat seorang pelaku usaha harus menyikapinya dengan bijak. Jika tidak, dapat dipastikan secara perlahan akan tergerus dengan kemajuan yang ada yang berakibat kepada tutupnya usaha yang sedang digeluti (Bukannya mencari untung, malah jadi buntung 😌).

Selain itu, mengerti tentang media atau tools yang digunakan guna memperluas layanan pun tidak boleh diabaikan begitu saja. Tanpa itu semua, dipastikan promosi tidak akan terjadi dan keinginan akan terjadinya peluang jual beli sangat mustahil. Apa saja item tersebut? Smartphone, Laptop, PC, ataupun yang sejenisnya. Artinya, sebagai fitur yang memudahkan seorang konsumen dalam mengakses sebuah situs ataupun layanan harus juga memperhitungkan media yang satu ini.

Digital marketing juga mengharuskan perubahan mental dari sisi para pengusaha atau pemilik bisnis karena digital marketing bukan hanya sekedar merubah cara pemasaran dari marketing traditional ke dalam bentuk digital marketing (media internet).

Namun, banyak juga pelaku usaha yang tidak mau direpotkan dengan hal tersebut sehingga lebih memilih agen yang sudah ahli dan berpengalaman dalam digital marketing. Apakah salah dengan itu? Tentu saja tidak. Hanya saja, meskipun telah hadir layanan tersebut bukan berarti harus memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada pihak ketiga tersebut. Padahal pelaku usaha dapat mengisi waktu luang dengan belajar. Belajar kemana? Sebagai contoh datang ke tempat seminar, dari media internet, atau langsung datang ke yang ahlinya. Ini dilakukan dengan tujuan agar setidaknya seorang pengusaha atau pelaku bisnis apapun dapat memahami dengan pasti tentang pengertian digital marketing.

Semoga Bermanfaat 😬 


EmoticonEmoticon